1.Angka
Dengan Angka yang sudah di targetkan oleh anda,itu bisa menghasilkan nilai yang sempurna.Seperti :Saya ingin mendapatkan nilai 90.otomatis kita akan berusaha sekuat tenaga kita untuk terus belajar dan meraih apa yang kita harapkan.dan yang paling penting adalah kita harus berdo'a dan rajin beribadah insya allah akan mendapatkan hasil yang maksimal dengan cara jujur.
2.Hadiah
Dengan dukungan orang tua pun dapat meningkatkan hasil yang maksimal yaitu dengan cara menjanjikan hadiah untuk anak anda(diharapkan menjanjikan hadiah yang semampu orang tua anda,jangan yang melebihkan hal-hal yang berlebihan).Dengan memberikan hadiah anak anda akan memaksimalkan pekerjaannya untuk Hal yang akan diberikan kepadanya.
3.Kompetisi
Melalui persaingan atau kompetisi pun juga dapat meningkatkan motifasi belajar anak-anak,baik kompetisi individu maupun kelompok.anak anda akan terbiasa dengan kompetisi atau pun ujian,jadi mereka tidak akan merasa tegang dan merasa tidak bisa mengerjakan ulangan atau ujian.
4. Ego-involvement
Menumbuhkan kesadaran
kepada siswa agar merasakan pentingnya tugas dan menerimanya sebagai tantangan
sehingga bekerja keras adalah sebagai salah satu bentuk motivasi yang cukup
penting. Bentuk kerja keras siswa dapat terlibat secara kognitif yaitu dengan
mencari cara untuk dapat meningkatkan motivasi.
5. Memberi Ulangan
Para siswa akan giat belajar kalau mengetahui
akan diadakan ulangan. Tetapi ulangan jangan terlalu sering dilakukan karena
akan membosankan dan akan jadi rutinitas belaka.
6. Mengetahui Hasil
Mengetahui hasil belajar bisa dijadikan sebagai
alat motivasi belajar anak. Dengan mengetahui hasil belajarnya, siswa akan
terdorong untuk belajar lebih giat. Apalagi jika hasil belajar itu mengalami
kemajuan, siswa pasti akan berusaha mempertahankannya atau bahkan termotivasi
untuk dapat meningkatkannya.
7. Pujian
Apabila ada siswa yang berhasil menyelesaikan
tugasnya dengan baik, maka perlu diberikan pujian. Pujian adalah bentuk
reinforcement yang positif dan memberikan motivasi yang baik bagi
siswa. Pemberiannya juga harus pada waktu yang tepat, sehingga akan memupuk
suasana yang menyenangkan dan mempertinggi motivasi belajar serta sekaligus
akan membangkitkan harga diri.
8. Hukuman
Hukuman adalah bentuk
reinforcement yang negatif, tetapi jika diberikan secara tepat dan
bijaksana, bisa menjadi alat motivasi
belajar anak. Oleh karena itu, guru harus memahami prinsip-prinsip pemberian
hukuman tersebut.
Hal senada juga
diungkapkan oleh Fathurrohman dan Sutikno (2007: 20) motivasi siswa dapat ditumbuhkan melalui
beberapa cara yaitu:
a) Menjelaskan tujuan kepada peserta didik.
Pada permulaan belajar
mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan
Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siswa. Makin jelas tujuan maka
makin besar pula motivasi dalam belajar.
b) Hadiah.
Hadiah akan memacu semangat mereka untuk bisa
belajar lebih giat lagi. Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Di samping
itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa
yang berprestasi.
c) Saingan/kompetisi.
Guru berusaha mengadakan persaingan di antara
siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil
prestasi yang telah dicapai sebelumnya.
d) Pujian.
Siswa yang berprestasi sudah sewajarnya untuk
diberikan penghargaan atau pujian. Pujian yang diberikan bersifat membangun.
Dengan pujian siswa akan lebih termotivasi untuk mendapatkan prestasi yang lebih
baik lagi.
e) Hukuman.
Cara meningkatkan motivasi belajar
dengan memberikan hukuman. Hukuman akan diberikan kepada siswa yang berbuat
kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan
agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya.
Bentuk hukuman yang diberikan kepada siswa adalah hukuman yang bersifat mendidik
seperti mencari artikel, mengarang dan lain sebagainya.
f) Membangkitkan dorongan kepada peserta didik
untuk belajar.
Strateginya adalah
dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik. Selain itu, guru juga
dapat membuat siswa tertarik dengan materi yang disampaikan dengan cara
menggunakan metode
yang menarik dan mudah dimengerti siswa.
g) Membentuk kebiasaan belajar yang baik.
Kebiasaan belajar yang baik dapat dibentuk dengan
cara adanya jadwal belajar.
h) Membantu kesulitan belajar peserta didik, baik secara individual maupun
kelompok.
Membantu kesulitan peserta didik dengan cara memperhatikan proses dan
hasil belajarnya. Dalam proses belajar terdapat beberap unsur antara lain yaitu
penggunaan metode untuk mennyampaikan materi kepada para siswa. Metode yang
menarik yaitu dengan gambar dan tulisan warna-warni akan menarik siswa untuk
mencatat dan mempelajari materi yang telah disampaikan..
i) Menggunakan metode
yang bervariasi.
Meningkatkan motivasi belajar dengan menggunakan metode pembelajaran yang variasi. Metode yang bervariasi akan sangat membantu dalam proses
belajar dan mengajar. Dengan adanya metode yang baru akan mempermudah guru untuk
menyampaikan materi pada siswa.
j) Menggunakan media pembelajaran yang baik, serta harus sesuai
dengan tujuan pembelajaran.
Read more: MOTIVASI BELAJAR >> Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar